Kondisi serupa terjadi di depan Rumah Makan Gacoan Palopo. Meski rambu larangan parkir telah terpasang dengan jelas di kawasan tersebut, para pengendara seolah abai. Bahu jalan tetap dipadati kendaraan, terutama saat memasuki jam makan siang dan sore hari.
Keberadaan kendaraan yang parkir di tepi jalan ini memaksa arus lalu lintas melambat, menciptakan titik sumbatan baru di tengah tingginya volume kendaraan yang melintasi Jalan Andi Djemma setiap harinya.
Arus Kendaraan Kembali Tersendat
Jalan Andi Djemma merupakan urat nadi transportasi di Kota Palopo dengan volume kendaraan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, aktivitas parkir liar, baik di badan maupun bahu jalan, memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Warga dan pengguna jalan menyayangkan kembali munculnya parkir liar ini hanya dalam hitungan jam setelah petugas Dishub meninggalkan lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan tegas lanjutan atau pengawasan permanen di titik-titik rawan tersebut untuk memastikan imbauan yang diberikan sebelumnya benar-benar dipatuhi.*