Jumat, 5 Juni 2026

Akibat Kelangkaan Solar, Pemberangkatan Bus dari Terminal Induk Kota Bekasi Molor Berjam-jam ‎

Photo Author
Robby Yahya, KanalBekasi.com
- Jumat, 5 Juni 2026 | 16:00 WIB
Kelangkaan solar, mengakibatkan jadwal pemberangkatan Bus dari Terminal Induk Kota Bekasi, molor berjam-jam (Foto: Robby Yahya)
Kelangkaan solar, mengakibatkan jadwal pemberangkatan Bus dari Terminal Induk Kota Bekasi, molor berjam-jam (Foto: Robby Yahya)

KanalBekasi.com – Jadwal pemberangkatan  armada bus di Terminal Induk Kota Bekasi, mengalami keterlambatan, akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, pada Jumat (5/6/2026). 

‎Pantauan www.kanalbekasi.com, terjadi antrean panjang bus menunggu jadwal keberangkatan. Kondisi ini memicu kekhawatiran para penumpang, terutama yang akan melakukan perjalanan bus antar kota dan antar provinsi.

‎Salah satu petugas Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Induk Kota Bekasi, Rahmat, mengungkapkan, bahwa kelangkaan solar di sejumlah SPBU terjadi sejak pagi hari.

Baca Juga: 3.455 Pemudik Berangkat dari Terminal Induk Kota Bekasi

Sejumlah pengemudi armada bus terpaksa harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan solar sebelum beroperasi.

‎“Sejak pagi stok solar memang kosong di sejumlah SPBU. Beberapa armada masih bisa berangkat karena mengandalkan sisa BBM sebelumnya, tetapi sebagian besar harus menunggu pengisian,” kata Rahmat.

‎Menanggapi hal itu, Plt Kepala Terminal Bekasi, Warno, memastikan operasional angkutan umum di terminal masih berjalan normal. Menurutnya, tidak ada pembatalan perjalanan maupun lonjakan tarif akibat kondisi tersebut.

‎“Semua normal, tidak ada kendala. Harga tiket tetap normal dan penumpang juga masih terlayani,” ujar Warno saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga: Bus Transjakarta Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan Kembali Beroperasi

‎Ia menjelaskan, dampak yang paling dirasakan saat ini adalah keterlambatan waktu kedatangan dan keberangkatan bus. Hal itu disebabkan antrean kendaraan yang cukup panjang di sejumlah SPBU yang masih memiliki stok solar.

‎“Yang ada hanya sedikit keterlambatan jadwal karena antrean pengisian BBM di beberapa wilayah cukup panjang,” ungkapnya.

‎Meski belum mengganggu operasional secara keseluruhan, kelangkaan solar menjadi perhatian para operator angkutan.

‎Jika pasokan belum kembali stabil dalam beberapa hari ke depan, keterlambatan perjalanan dikhawatirkan semakin meluas dan berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang.

‎Pihak terminal berharap distribusi solar subsidi segera kembali normal agar layanan transportasi di Kota Bekasi dapat berjalan lancar, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan.

Editor: Boyke Hutapea

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X