Dalam kacamata Gus Milenial Progresif, sosok Gus Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dianggap sebagai representasi yang paling tepat untuk menakhodai PBNU.
Baca Juga: Warga Sekitar RS Budi Lestari Tuntut Prioritas Kerja untuk Warga Lokal
Gus Ibi menilai Cak Imin memiliki kombinasi langka: rekam jejak kepemimpinan yang matang di level nasional namun tetap memiliki akar pesantren yang sangat kuat.
Akar Historis: Sebagai bagian dari dzuriyah, Cak Imin dinilai paham betul wasiat para pendiri.
Kapasitas: Pengalamannya di organisasi dan pemerintahan dianggap mampu menjawab tantangan disrupsi teknologi dan perubahan geopolitik.
Pesan untuk Nahdliyin Hindari Polarisasi Sempit
Menutup pernyataannya, Gus Ibi mengajak seluruh elemen warga NU untuk menjadikan Muktamar ke-35 sebagai ruang refleksi, bukan arena perpecahan.
"Gus Milenial Progresif berharap PBNU ke depan dipimpin oleh sosok yang mampu menjaga warisan para muasis, merawat pesantren, sekaligus membawa NU tetap relevan tanpa kehilangan jati dirinya sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah," pungkasnya.*