Kamis, 4 Juni 2026

Pilu Sausan Sarifah yang Selamat usai Sempat Terhimpit di KRL Bekasi, Tak Ada Waktu untuk Selamatkan Diri

Photo Author
Cesconrad Br. Ginmunt, KanalBekasi.com
- Kamis, 30 April 2026 | 20:07 WIB
Menelisik kesaksian pilu penumpang KRL yang berhasil selamat dari insiden tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur kemarin. (Instagram.com/@cretivox)
Menelisik kesaksian pilu penumpang KRL yang berhasil selamat dari insiden tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur kemarin. (Instagram.com/@cretivox)

KanalBekasi.com - Tragedi tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, menyisakan trauma mendalam bagi para korban.

Data terbaru mencatat, 16 orang meninggal dunia, dan 91 lainnya luka-luka masih menjalani perawatan usai kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur itu.

Kini, salah satu kesaksian datang dari Sausan Sarifah (29), korban selamat yang sempat terjepit pada KRL dalam insiden tersebut.

Sausan menuturkan kondisi kala itu yang semula normal, namun berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik, tanpa banyak waktu untuk bereaksi.

Baca Juga: Jejak Merah Green SM, Dari Mogok di Rel hingga Tragedi Berdarah di Bekasi Timur, Benarkah Biang Kerok Kecelakaan Transportasi

"Saya pikir saya meninggal," kata Sausan dalam unggahan Instagram @cretivox, pada Kamis, 30 April 2026.

Lantas, bagaimana penuturan Sausan usai insiden kecelakaan yang sempat membuatnya terjebak dalam KRL hingga berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat? Berikut ulasannya.

Benturan Keras dalam Kereta

Sausan bercerita, dirinya sempat terjebak di tengah himpitan penumpang dengan napas yang terbatas, bahkan mengira tak akan selamat.

"Tiba-tiba suara kereta lokomotif itu kenceng banget, langsung (menabrak)," tuturnya.

Korban menyebut, tidak ada waktu untuk menyelamatkan diri saat insiden terjadi di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

Baca Juga: Viral Seorang Ibu Ungkap Anaknya Jadi Malaikat Penyelamat hingga Akhirnya Terhindar dari Insiden Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi

"Jadi kita nggak ada waktu sempat buat keluar," kenangnya.

Himpitan yang Penuh Sesak

Saat benturan dahsyat terjadi, Sausan menggambarkan kondisi kereta yang ditumpanginya berguncang bagai gempa.

Halaman:

Editor: Cesconrad Br. Ginmunt

Sumber: Instagram @Cretivox

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X