KanalBekasi.com - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto menyatakan jelang gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legilatif (Pileg) 17 April 2018 mendatang kondisi Kota Bekasi dinyatakan aman. Namun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi secara berkala tentang kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Hal tersebut dikatakan Indarto pada saat menghadiri Deklarasi Anti Hoaks di kecamatan Jati Asih Kota Bekasi.
“Secara garis besar kita nyatakan aman, kita belum temukan potensi kerawanan jelang Pileg dan Pilpres, namun tetap kita evaluasi” kata Indarto, Senin (21/1)
Potensi kerawanan, kata dia, tetap diantisipasi jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres, oleh karena itu pihaknya terus memantau kondisi Kamtibmas tiap wilayah. Polres Metro Bekasi Kota juga tetap menjalin komunikasi dengan pihak-pihak penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, Pemerintahan, Ormas dan Tokoh masyarakat.
“Acara ini (Deklarasi Anti Hoaks) sebagai upaya kita menekan konflik di masyarakat” tambahnya.
Sebelumnya anggota Bawaslu Kota Bekasi Ali Mahyail mengatakan pihaknya sudah memetakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) kota Bekasi. Pemetaan menurutnya penting untuk memetakan potensi konflik di wilayah Kota Bekasi.
Baca juga: Bawaslu Bekasi Utara Paling Rawan Konflik
“Kita sudah petakan potensi kerawanannya, wilayah mana, motifnya dan bagaimana pencegahannya” Kata Ali
Ia menambahkan daerah yang paling rawan di Kota Bekasi adalah wilayah Bekasi Utara. Menurutnya penyebab kerawananya beragam, mulai dari konstituen yang fanatik dengan kubu tertentu hingga saling dukung pendukung masing-masing secara berlebihan. (sgr)