Kamis, 4 Juni 2026

Penyebar Hoaks “Server KPU Disetting” Bermotif Uang

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Kamis, 11 April 2019 | 22:31 WIB
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

KanalBekasi.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, Polri telah mengetahui dan mengidentifikasi lokasi keberadaan dua pelaku pembuat hoaks server Komisi Pemilihan Umum di Singapura (KPU). Dalam hoaks tersebut, seperti yang diisukan telah diatur untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko ‘Jokowi’ Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

“Sampai kemarin, sudah ada dua lokasi yang dicurigai, yang pertama di daerah Jateng (Jawa Tengah), yang kedua daerah Tangerang” ujarnya, Kamis (11/4)

Baca Juga: Polisi Buru Pemilik Akun “Video Server KPU Di-setting”

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang tersangka buzzer hoaks server KPU yakni EW dan RD. Setelah diselidiki, aksi yang dilakukan tersangka EW didasari oleh motif uang.

“Dia (EW) juga kirim ke aplikasi Babe, ternyata di aplikasi Babe dapat respons banyak dari pembaca. Dapat dia Rp3,5 juta dari hasil kiriman berita tersebut”Kata Dedi seraya menambahkan keduanya melakukan buzzer hoaks berdasarkan spontanitas.

“Lebih kepada spontan saja. Ketika dia melihat video itu, tanpa konfirmasi dan verifikasi, dia anggap itu info yang benar” Jelasnya

Lebih lanjut, Dedi menambahkan bila dilihat dari akun pelaku, EW telah mulai aktif sejak 2010. Akun EW juga memiliki follower sebanyak 43.100 sehingga apa yang ia post langsung viral.

“Karena dia anggap (hal itu benar), dia tambah lagi narasinya, kemudian diviralkan. EW dia viralkan dengan akun Twitter-nya, kemudian RD dia viralkan melalui akun Facebook-nya”Pungkasnya.(sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X