KanalBekasi.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyempatkan diri bertemu jajaran Polres Metro Bekasi Kota saat peresmian Polsubsektor Bekasi Selatan. Kapolda mengapresiasi adanya pos tersebut karena lebih memaksimalkan pelayanan masyarakat.
“Harapannya dengan adanya subsektor ini kemudian bisa ada penambahan anggota di jantung kota. Saya rasa ini akan menambah kekuatan Polri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Nana, Rabu (5/20)
Baca Juga: Kota Bekasi Berpotensi Rawan Peredaran Narkoba
Pada kesempatan yang sama, Nana juga menyampaikan terkait kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya khusunya Kota Bekasi yang masuk dalam kategori rawan tindak kejahatan.
“Masalah perkembangan situasi, kami melihat di Bekasi masih rawan dengan sering terjadinya curanmor. Premanisme (juga) masih ada,” tuturnya.
Dengan kondisi seperti ini, kata Nana, Polda Metro Jaya akan tetap waspada dan menjaga kamtibmas di Kota Bekasi. Polisi secara berkesinambungan bakal terus menggelar berbagai operasi dan menentukan langkah selanjutnya.
“Kita akan evaluasi langkah-langkah apa yang akan kita lakukan. Kami akan mengedepakan upaya-upaya pencegahan. Tapi bukan berarti penindakan kita hentikan. Penindakan akan kita maksimal,” tukasnya
Berdasarkan catatan pelaporan korban kejahatan di Polres Bekasi Kota, kejadian curanmor tercatat 103 kasus sementara itu pada tahun 2018 mencapai 154 kasus atau bertambah dari 2017.
Sementara itu sepanjang 2018, Polrestro Bekasi Kota menangani 414 kasus pidana dari berbagai kejadian. Sebanyak 154 di antaranya berkaitan dengan korban pencurian sepeda motor.
Kasus-kasus curanmor tersebut hampir merata terjadi di 12 kecamatan Kota Bekasi. Kendati demikian, dari total 154 kasus pencurian sepeda motor di kota itu, baru 35 kasus di antaranya yang terungkap.(sgr)