Kamis, 4 Juni 2026

Pelaku Mutilasi Mengaku Kesal Sering Layani Nafsu Korban Tapi Tak Dibayar

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Jumat, 11 Desember 2020 | 13:54 WIB
Kombes Pol Yusri Yunus (net)
Kombes Pol Yusri Yunus (net)

KanalBekasi.com - Kasus mutilasi mayat yang viral di Bekasi memasuki babak baru. Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan sekaligus mutilasi yang dilakukan pelaku dibawah umur berinisial AYJ (17) terhadap korbannya, DS (24).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pelaku yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan menjadi pengamen sekaligus manusia silver itu mau melayani nafsu birahi nafsu sesama jenis DS karena di iming-imingi uang sebesar Rp100 ribu.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Mutilasi di Bekasi, Pelakunya Manusia Silver

“Sekali mereka tidur bersama Rp100.000, setelah itu mulai berkurang hingga tidak dibayar sehingga timbul rasa kebencian sakit hati daripada pelaku ini,” kata Yusri

Selama satu tahun kenal, korban sudah 50 kali lebih melakukan tindak asusila tersebut terhadap pelaku. Awalnya, memang sekali disodomi, pelaku mendapati duit Rp 100 tibu.

“Namun setalah beberapa kali, korban memberi uang kepada pelaku berkurang. Bahkan, sempat sering tidak diberi uang,” tukas Yusri.

Dari situ, pelaku memendam rasa benci dan sakit hati hingga merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban. Niatnya, pelaku ingin menghabisi nyawa korban saat sedang ingin melakukan tindak asusila.

“Korban juga sering melakukan tindakan kasar terhadap pelaku, hingga Minggu (6/12), pelaku melakukan aksi nekatnya itu dengan membunuh korban,” ujar dia.

Korban dibunuh saat sedang tidur. Pelaku mengambil sebilah celurit dan menusukan bagian yang tajam ke arah dada korban sebanyak empat kali.

Korban sempat bergerak bangun melihati pelaku, oleh AYJ kemudian mata korban ditusuk kembali dengan celurit hingga tersungkur ke lantai.

Pelaku saat itu merasa bingung dan lalu tersirat melakukan mutilasi untuk membuang jenazah korban. Korban dipotong dengan lima bagian yaitu, kepala, inti tubuh atau badan, tangan kiri dan sepasang kaki.

Bagian tubuh itu dipotong dikediaman pelaku wilayah Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada sore hari. Pelaku lalu membungkusnya menggunakan kantong plastik hitam dan dibuang mengendarai sepeda motor korban.

“Badannya dibuang ke Kali BSK Kayuringin Jaya, dan sepasang kaki serta tangan, tangan kirinya ditemukan di TPS Kayuringin dekat Terminal Damri,” katanya.

Pelaku akhirnya diamankan oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya ketika sedang bermain PlayStation di salah satu tempat rental di daerah Kranji,Bekasi Barat.(den)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X