Kamis, 4 Juni 2026

Polri Sebut Faham Terorisme Sasar Generasi Millenial

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Senin, 5 April 2021 | 22:02 WIB
Penggerebekan teroris.(ilustrasi)
Penggerebekan teroris.(ilustrasi)


KanalBekasi.com - Polri akan melakukan antisipasi pasca munculnya serangan aksi terorisme yang dilakukan pelaku berusia muda.





Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan sasaran pelaku terorisme kini menyasar generasi milenial.





"Ini jelas sekali ya, kita mulai lakukan antisipasi karena kelompok teror yang ada sekarang pelakunya anak muda dan menyerang anak muda juga," ungkap Rusdi, Senin (5/4)


Baca Juga: Satu Terduga Teroris Ditangkap di Bekasi





Ia menuturkan sasaran terorisme untuk menarik anak muda terbilang mengikuti zaman, yakni dengan memanfaatkan sosial media dan internet.





Sebagaimana dengan hasil analisis dari pelaku penyerangan di Mabes Polri, yakni saudari ZA, yang mana sempat mempublikasikan bendera ISIS dan beberapa kalimat perjuangan dalam laman media sosial pribadinya.





"Tentunya, saat kita bicara mengenai ZA ya, di dalamnya itu dimungkinkan sekali pemahaman yang didapatkan ZA bersumber dari internet," sambungnya.





"Artinya, paham-paham seperti itu begitu cepat dan begitu banyak datanya. Inilah yang menjadi PR bagi kita semua masyarakat Indonesia bagaimana memilah dan memilih konten yang benar dan menyesatkan," lanjutnya.





Di kesempatan tersebut, Rusdi menegaskan penanggulangan terorisme bukan hanya menjadi tanggung jawab dari aparat kepolisian, tapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dan kelompok moderat.





Maka dengan begitu, kelompok ideologi tarikan (terorisme) tidak akan mudah masuk dan melakukan aksinya di Indonesia.





"Ini perlu ditegaskan sekali lagi, karena permasalahan terorisme bukan masalah yang ringan namun justru masalah yang kompleks dan membutuhkan dukungan semua pihak," pungkasnya.(sgr)



Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X