Kamis, 4 Juni 2026

Kecelakaan Maut di Bekasi Bukan Karena Rem Blong

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Rabu, 31 Agustus 2022 | 21:30 WIB

KanalBekasi.com - Pihak Kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang hingga kini menewaskan 11 orang dan melukai 20 orang lainnya di depan SDN Kota Baru II dan III, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin mengatakan sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya kerusakan pada mesin maupun sistem pengereman truk maut tersebut.

"Kondisi rem kendaraan dalam keadaan baik, tidak ada indikasi rem blong. Mesin juga terkendali secara bagus," kata Salahuddin, Rabu (31/8).

Salahudin mengatakan, polisi sedang melakukan analisa adanya faktor kelalaian manusia dalam insiden kecelakaan maut ini.
"Ada dugaan sopir mengantuk setelah menempuh perjalanan panjang, " tukasnya

Dugaan tersebut berdasarkan nomor polisi truk N 8051 EA yang merupakan kendaraan dari daerah Malang, Jawa Timur, sehingga diperkirakan sudah menempuh perjalanan jauh.

"Kemungkinan jarak jauh dari Malang ke sini, bisa saja ke Jakarta ataupun ke Pondok Ungu," ujar Salahuddin.

Truk juga diduga melaju dengan kecepatan kencang, yakni di atas 60 km/jam, sehingga sang sopir diduga kesulitan mengendalikan laju truk.

"Jadi kelalaian, bisa saja mengantuk, tapi sedang didalami dan diminta keterangan sopirnya untuk lebih lanjut nanti," ungkapnya.

Sang sopir truk sendiri saat ini telah diamankan polisi untuk dimintai keterangan. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi kejadian kecelakaan maut juga masih dikerumuni warga sekitar dan pengendara yang ingin melihat secara langsung.

Diketahui kecelakaan maut terjadi di depan SDN Kota Baru II dan III, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8). Sedikitnya 30 orang menjadi korban, dengan 11 orang meninggal dunia dan 20 luka-luka.

Truk yang oleng awalnya menabrak pedagang, pengendara motor dan murid-murid yang sedang jajan hingga yang berada di halte.

Truk akhirnya berhenti setelah menabrak tiang BTS di dekat halte. Beberapa saat kemudian tiang BTS tersebut roboh dan menimpa sebuah mobil box warna putih bernopol B 9840 PCD.

Dari hasil penyelidikan sementara, truk diketahui sempat mengerem sebelum akhirnya menabrak halte dan tiang BTS. Hal ini membuktikan rem truk berfungsi dengan baik alias tidak ada rem blong. (sgr)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X