Kamis, 4 Juni 2026

Bermula Saling Sindir di Medsos, Remaja 13 Tahun di Pondok Melati Tewas Ditusuk

Photo Author
Cesconrad Br. Ginmunt, KanalBekasi.com
- Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB
Polisi tangkap remaja 14 tahun yang tusuk bocah hingga tewas di Bekasi usai saling sindir di medsos terkait masalah asmara. (Foto ilustrasi)
Polisi tangkap remaja 14 tahun yang tusuk bocah hingga tewas di Bekasi usai saling sindir di medsos terkait masalah asmara. (Foto ilustrasi)

KanalBekasi.com – Perselisihan di media sosial berujung maut di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi. Seorang bocah berinisial MRAJ (13) tewas setelah ditusuk oleh remaja berinisial YY (14) usai terlibat aksi saling sindir terkait masalah asmara.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengungkapkan insiden berdarah ini terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Lokasi kejadian berada di Kampung Sawah, Gang Pos, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan polisi, peristiwa ini dipicu oleh konflik di media sosial antara pelaku dan salah satu teman korban.

Baca Juga: Dampingi Presiden di Kejagung, Panglima TNI Komitmen Amankan Kekayaan Negara

Mereka saling ejek mengenai kedekatan dengan seorang perempuan hingga berakhir pada tantangan untuk bertemu langsung (cash out).

"Awalnya terjadi saling sindir di media sosial, kemudian berkembang menjadi ajakan untuk berkelahi," ujar Kusumo dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (13/5/2026).

Korban datang ke lokasi bersama tiga rekannya untuk menemui pelaku. Namun, pertemuan tersebut segera berubah menjadi kericuhan.

Pelaku yang diduga sudah mempersiapkan senjata tajam jenis pisau langsung menyerang. Korban, yang saat itu disebut berniat melerai, justru terkena tikaman telak di dada kiri bawah ketiak.

Baca Juga: Kurang Waspada, Pemotor Tertemper KA Sangkuriang di Jember

Upaya Penyelamatan dan Penangkapan

Polisi tangkap remaja 14 tahun yang tusuk bocah hingga tewas di Bekasi usai saling sindir di medsos terkait masalah asmara. (Foto ilustrasi/AI)

Setelah kejadian, korban sempat berlari mencari pertolongan sebelum akhirnya tumbang karena pendarahan hebat.

Warga setempat sempat melarikan korban ke RS Helsa Jatirahayu dan dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, namun nyawa remaja tersebut tidak tertolong.

Halaman:

Editor: Cesconrad Br. Ginmunt

Sumber: KanalBekasi.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X