hukum-kriminal

Beredar Surat Dukungan Politik, Catut Sejumlah Nama Tokoh Agama

Minggu, 24 Juni 2018 | 22:30 WIB
Sejumlah tokoh umat beragama Kota Bekasi

KanalBekasi.com - Tersebar surat dukungan politik palsu jelang Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi. Surat tersebut berisi perjanjian kerjasama antara tokoh-tokoh umat beragama dan Calon Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

"Kami merasa bahwa ini harus diluruskan, karena merugi bagi kami juga. Saya katakan ini tidak benar," ungkap Romo dari Keuskupan Agung Jakarta Dekanat Bekasi, Yustinus Kesaryanto, Minggu (24/6).

Nama yang dicatut dalam surat dukungan tersebut yakni, Yustinus bersama tiga tokoh lainnya, yakni Pendeta Joskusport Silalahi dari Persekutuan Gereja di Indonesia Setempat, Pendeta Yohanes Nur dari Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia Bekasi, dan Pendeta Subagio Sulistyo dari Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia Kota Bekasi.

Yustinus mengaku, antara dia dan rekan pemuka agama lainnya malah tidak pernah bertemu secara langsung bersamaan. Bahkan di dalam surat, masih terdapat kesalahan penulisan nama, tanda tangan, juga cap yang diduga palsu.

Menurutnya, sebagai pemuka agama, sangat dilarang melakukan politik praktis. "Kami tidak mungkin melakukan hal yang bertentangan dengan aturan organisasi gereja kami sendiri," katanya.

Ditempat sama, Yohanes hal ini jelas upaya penjatuhan nama baik, dan dirinya mengutuk keras perbuatan tersebut.

"Hal itu adalah sebuah perbuatan biadab dan saya sangat mengutuk karena mencatut nama orang yang sama sekali tidak memiliki kepentingan. Itu tidak berprikemanusiaan," ujar dia.

Karena dianggap sangat merugikan, Yohanes menyerahkan kelanjutan masalah ini kepada yang berwenang.

"Kami merasa nama kami dicatut sehingga harus menyampaikan, langkah-langkah hukum kami serahkan pada yang berwajib," pungkasnya.

Sebagai informasi, kemunculan surat tersebut cukup ramai menyebar di grup-grup aplikasi whats'up sehingga menimbulkan kegaduhan di antara para tokoh agama.

Dalam surat dicantumkan perjanjian antara pihak pertama yakni Rahmat Effendi yang mengaku siap memfasilitasi kebutuhan dan menjaga kondisi kehidupan umat Katolik dan Kristen melalui perwakilan tokoh-tokoh pemuka tersebut di Kota Bekasi.

Pihak kedua, yakni para pemuka agama dituliskan siap mengkampanyekan Rahmat beserta pasangannya, serta mendukung berupa logistik dan suara di TPS saat pemilihan nanti.(sgr)

Tags

Terkini