Meski merasa sakit, dr Myta diketahui tidak melapor pada dokter pendamping.
Kemudian pada 1 April 2026, dr Myta mengirim voice note kepada temannya, menceritakan bahwa dirinya mengalami demam panas tinggi
Baca Juga: Pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Serang Banten Terkendala Lahan
Dalam pemaparan Kemenkes, dr Myta juga sempat merayakan ulang tahun, tapi karena kesehatannya pulih, ia harus diinfus.
“Di tanggal 13 April 2026 ini hari ulang tahun dr MAA. Jadi, dia mendapatkan infus setelah jaga malam dan di IGD dipasang infus. Itu dr MAA diinfus oleh dokter jaga,” kata Rudi sambil memutar video potong tumpeng ulang tahun dr Myta dengan selang infus di tangan.
Mengirim Voice Note kepada Rekan Sejawat, Minta Gantikan Jadwal Jaga
Tanggal 15 April 2026 pagi, dr Myta mengirim voice note ke salah satu temannya sesama dokter magang untuk minta tolong menggantikan jadwal jaga.
“Terdengar napasnya sudah agak sesak,” ujar Rudi.
Dalam rekaman audio, terdengar dr Myta meminta dokter magang A untuk menggantikan jadwal pagi dan jadwal malam akan digantikan oleh dokter magang R.
Baca Juga: Warga Sekitar RS Budi Lestari Tuntut Prioritas Kerja untuk Warga Lokal
“Aku mau minta tolong gantiin jadwal aku, yang pagi ini. Kalau misa kamu bisa. Hari ini saja. Nanti yang malam biarlah Rena nanti yang gantiin. Aku nggak bisa, nggak kuat Astri,” ucap dr Myta dengan terbata.
Dokter Myta Tak Bisa Dihubungi Keluarga, Ditemukan Linglung di Kos
Keluarga mulai tidak bisa menghubungi dr Myta pada 15 April 2026 dan meminta bantuan dokter lain untuk memastikan keadaannya.
“Dokter MAA ditemukan dokter F di bawah tangga, jadi di kos ada ada tangga dan di bawahnya sedang berdiri dalam kondisi linglung,” tutur Rudi.
“Jadi, dr MAA tidak menggunakan jilbab, mengenakan celana pendek dan atasan baju seragam scrub. Setelah ditanya, dr MAA menjawab ingin berangkat kerja. Kondisinya sudah confused, linglung, mungkin hipoksia,” tambahnya.
Artikel Terkait
Hujan Banjir dan Macet Jakarta Tak Surutkan Sukacita Misa Pembukaan KEP XIX Paroki Blok Q Gereja SPMR
PSG Susul Arsenal ke Final Liga Champions usai Singkirkan Bayern Munich
PSG vs Arsenal Rebutkan Takhta Tertinggi Eropa di Final Liga Champions 2026
Terungkap Kunker Maraton Pangdam IV Diponegoro, Ini Tujuannya
ICCN Transformasi Boon Pring Malang Jadi Bamboo Living Museum Melalui ICF 2026