KanalBekasi.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka hasil investigasi tentang penyebab meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter magang di Rumah Sakit KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.
Hasil investigasi yang dilakukan oleh Kemenkes, dr Myta mengalami penyakit paru berat dan terungkap sempat menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan (faskes).
Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra mengungkapkan dr Myta dalam kondisi normal dan sehat saat pertama kali mengikuti program magang atau internship.
Baca Juga: Menuju Muktamar ke-35 NU, Gus Ibi Dorong PBNU Kembali ke Pangkuan Dzuriyah Muasis
“Beliau mulai internship sampai dengan masuk stase rumah sakit IGD diawali pada saat seleksi di 4 Agustus 2025,” kata Rudi dalam konferensi pers yang dilakukan di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan pada Kamis, 7 Mei 2026.
“Data MCU yang bersangkutan dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Palembang, hasilnya normal,” lanjutnya.
Dokter Myta Magang di Puskesmas dan Pemeriksaan Awal Stase IGD Tanpa Keluhan Kesehatan
Rudi mengatakan dr Myta mulai magang di Puskesmas pada 11 Agustus 2025 hingga 10 Februari 2026.
“Menjalani stase Puskesmas Kuala Tungkal II. Sepanjang proses internship tersebut, dokter MAA tidak ada keluhan kesehatan,” ungkapnya.
Baca Juga: Viral Pemotor Tabrak Lari Petugas Kebersihan di Deltamas Bekasi
“Kemudian tanggal 11 Februari 2026 itu mulai periode internship di Rumah Sakit Kuala Tungkal dan dilaporkan data kondisi bersangkutan sehat,” imbuhnya.
Saat masuk ke rumah sakit, dr Myta mengawali stasenya dengan bertugas di IGD.
Mulai Mengeluhkan Sakit, Ulang Tahun harus Diinfus
Kondisi kesehatan dr Myta mengalami gangguan pada 26 Maret 2026, tapi tetap memutuskan untuk bekerja di IGD.
Ia sempat menjalani pengobatan mandiri sampai pada 31 Maret 2026, kondisinya masih demam, batuk, dan pilek.
Artikel Terkait
Hujan Banjir dan Macet Jakarta Tak Surutkan Sukacita Misa Pembukaan KEP XIX Paroki Blok Q Gereja SPMR
PSG Susul Arsenal ke Final Liga Champions usai Singkirkan Bayern Munich
PSG vs Arsenal Rebutkan Takhta Tertinggi Eropa di Final Liga Champions 2026
Terungkap Kunker Maraton Pangdam IV Diponegoro, Ini Tujuannya
ICCN Transformasi Boon Pring Malang Jadi Bamboo Living Museum Melalui ICF 2026