Jumat, 5 Juni 2026

PKS “Nyungsep” di Jawa Barat

Photo Author
Administrator, KanalBekasi.com
- Rabu, 27 Juni 2018 | 23:33 WIB
PKS akui kekalahan di Pilgub Jabar
PKS akui kekalahan di Pilgub Jabar

KanalBekasi.com - Konstelasi politik Jabar yang selama 10 tahun terakhir dikuasai PKS akan berubah. Hal tersebut ditandai menangnya pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) unggul versi hitung cepat dari tiga paslon lainnya pada Pilgub Jawa barat 27 Juni 2018 hari ini.

Analis politik Universitas Jenderal Ahmad Yani Wawan Gunawan kondisi tersebut menggambarkan adanya kesadaran masyarakat Jawa Barat terutama di kalangan umat Islam bahwa PKS tidak lebih dari partai yang membungkus dirinya dengan jubah Islam.

“Warga Jawa barat yang berasal dari ahlus sunnah waljamaah sempat terpukau oleh janji manis PKS, sebelum banyak kasus yang menerpa kader PKS,” tegasnya.

Seperti diketahui banyak skandaldan perpecahan yang menerpa PKS, yang tidak akan lupa dari ingatan adalah ketika Lutfi hasan Ishaq, mantan presiden PKS waktu itu menjadi tersangka penyuapan dan quota daging impor. Kemudian Luthfi di vonis 16 tahun penjara.

Selama penyelidikan, terbuka juga skandal-skandal seks dan pernikahan dengan gadis di bawah umur yang melibatkan Luthfi dan teman dekatnya Ahmad Fathanah, yang dipenjara untuk 14 tahun pada November.

Wawan gunawan menilai warga jawa barat sudah mulai cerdas dan objektif dalam memilih pemimpin, tidak mudah di pengaruhi isu SARA seperti yang marak menjelang hari pencoblosan. kemenangan pasangan Rindu menurutnya akan banyak mengubah Jawab Barat.

“ 10 tahun PKS berkuasa di Jawa barat tidak dapat merubah apa-apa, biaya pendidikan di Jawa barat mahal, sungai-sungainya kotor, kerap banjir, biaya kesehatan tinggi, jalan-jalannya rusak, angka anak putus sekolah terus meningkat,” tutupnya

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X