KanalBekasi.com – Pasca insiden kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mulai memperkuat pengawasan di sejumlah perlintasan sebidang kareta api, khususnya di kawasan Ampera Bekasi Timur.
Penempatan petugas diperbanyak, sementara skema penjagaan penuh selama 24 jam di sejumlah perlintasan sebidang masih dalam tahap kajian.
Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dan berkoordinasi kepada pemerintah pusat serta PT KAI.
Dari hasil koordinasi tersebut, sejumlah langkah awal diterapkan di lapangan. Mulai dari pemasangan palang pintu hingga penambahan personil pengatur lalu lintas akan dilakukan di sekitar perlintasan kereta.
Baca Juga: Nahkodai PMII Bantul, Yudi Suarakan Percepatan Pembentukan PKC DIY
“Penambahan petugas sudah kami lakukan di kedua sisi perlintasan. Untuk sementara penjagaan berlangsung mulai pukul 05.00 sampai 22.00 WIB,” ujar Zeno saat ditemui usai kegiatan doa bersama dan tabur bunga, Kamis (30/4/2026) malam.
Selain itu, Dishub juga akan menerapkan sistem kerja bergiliran guna menjaga kondisi fisik para petugas agar tetap optimal. Setiap personil dijadwalkan bertugas selama dua jam sebelum digantikan oleh petugas berikutnya.
“Shift kami atur dua jam sekali supaya petugas tetap fokus dan tidak kelelahan, karena mereka harus siaga penuh di lapangan,” jelasnya.
Baca Juga: BEM PTNU DIY Soroti Polemik Menteri PPPA Terkait Gerbong Wanita
Meski demikian, keterbatasan ruang di sekitar perlintasan menurut Zeno masih menjadi kendala tersendiri. Pihaknya juga belum memungkinkan untuk mendirikan pos jaga permanen karena sebagian area harus steril demi keselamatan operasional kereta.
“Sudah kami komunikasikan dengan KAI, ada zona tertentu yang memang tidak boleh digunakan untuk aktivitas lain,” tambahnya.
Untuk memastikan kedisiplinan, Dishub juga menyiapkan mekanisme pengawasan internal. Evaluasi rutin akan dilakukan guna memastikan seluruh personil menjalankan tugas sesuai prosedur dan meminimalisir potensi kelalaian.
Terkait rencana penjagaan 24 jam, Zeno menegaskan masih dalam tahap perhitungan.
Baca Juga: Polemik Dualisme di PPP Kota Bekasi, Muscab Tetapkan Nawal, Rakor Bilang Tidak Sah
Skema tersebut akan disesuaikan dengan frekuensi perjalanan kereta serta kebutuhan pengamanan di lapangan.
Artikel Terkait
Dishub Tekan Risiko Kecelakaan Pengguna Jalan, Perlintasan Kereta Api Ampera Dipasang PJU
Pet Blessing Hari Ini, Temukan Jejak Kasih Tuhan dalam Dekapan Mochi di Gereja Blok Q
Hardiknas 2026, DPRD Kota Bekasi Sindir Pemkot Soal Masalah Pendidikan yang Tak Kunjung Tuntas
Sudah 31 Orang Diperiksa, Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Naik ke Tahap Penyidikan
Siap-siap Para PKL di Pasar Baru Juanda Kota Bekasi Akan Direlokasi