hukum-kriminal

Kronologi Dugaan Penganiayaan Konten Kreator di Kawasan Blok M Jaksel Berujung Maut

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:12 WIB
Rekaman CCTV, kronologi dugaan penganiayaan WNA di Kawasan Blok M Jaksel, berujung maut. (kanalbekasi.com)

KanalBekasi.com - Media sosial di hebohkan dengan dugaan kekerasan yang melibatkan sesama Warga Negara Asing (WNA) Brunei Darussalam hingga berujung maut di kawasan Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel).

Korban adalah warga negara Brunei Darussalam yang dikenal sebagai konten kreator, harus tewas ditangan warga negara Brunei Darussalam lainnya. Pihak kepolisian berhasil mengungkap kasus kekerasan ini, melalui rekaman kamera pengawas CCTV yang memperlihatkan detik-detik penganiyaan terhadap korban.

Video tersebut mulanya dibagikan oleh akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, @poldametrojaya, pada Rabu (27/5/2026), terlihat tampang terduga pelaku berinisial MIA (33), yang juga dikenal sebagai selebgram bernama Woodyrman.

Baca Juga: Imigrasi Bekasi Bongkar Jaringan Sponsor Ilegal 78 WNA di Proyek Data Center Deltamas

"Ditreskrimum berhasil mengamankan terduga selebgram yang terlibat kasus penganiayaan berat di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," tulis postingan tersebut.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden keributan yang melibatkan seorang selebgram di kawasan Blok M tersebut? Berikut ulasannya.

Cekcok Berujung Keributan

Berdasarkan keterangan polisi, seorang korban berinisial MHF (30), dianiaya terduga pelaku pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Bermula saat korban berada di sekitar lokasi bersama saksi, lalu datang beberapa orang lain dan sempat duduk serta berbincang bersama korban.

Dalam video yang beredar, tampak korban dan pelaku saling adu mulut. Beberapa orang tampak melerai keributan yang terjadi.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menuturkan, perdebatan keduanya berlanjut hingga pelaku memukul korban menggunakan botol kaca. Korban langsung terjatuh di lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 03.28 WIB, terduga pelaku tiba di lokasi bersama rekannya dengan menggunakan mobil," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, pada Selasa (26/5/2026).

"Saat turun dari kendaraan, terduga pelaku membawa paper bag berwarna hitam yang diduga berisi botol kaca, kemudian menghampiri korban hingga terjadi adu argumentasi di area pintu masuk Blok M Hub," sambungnya.

Korban Sempat Dilarikan ke RS

Setelah insiden pemukulan tersebut, korban sempat dilarikan ke rumah sakit.

Halaman:

Tags

Terkini