KanalBekasi.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) angkat bicara menanggapi kegaduhan di jagat maya terkait pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.
Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, menilai publik perlu melihat persoalan ini secara lebih jernih dan proporsional.
Polemik ini mencuat setelah insiden kecelakaan kereta api di Bekasi Timur, di mana pernyataan Menteri PPPA dianggap sebagian warganet kurang relevan karena mengaitkan aspek gender dengan masalah teknis keselamatan transportasi.
Baca Juga: Siap-siap Para PKL di Pasar Baru Juanda Kota Bekasi Akan Direlokasi
Perspektif Keislaman dan Perlindungan
Tegar Pradana menjelaskan pernyataan Menteri tersebut kemungkinan besar berpijak pada nilai tanggung jawab perlindungan.
Jika ditinjau dari kacamata keislaman, hal ini selaras dengan semangat Surah An-Nisa ayat 34:
“Ar-rijâlu qawwâmûna ‘alan-nisâ’”
Menurut Tegar, frasa tersebut mengandung pesan mendalam mengenai kewajiban laki-laki untuk melindungi dan menjaga kaum perempuan.
“Makna ayat ini harus dipahami dalam konteks tanggung jawab moral yang luas. Perlindungan terhadap perempuan mencakup segala lini kehidupan, termasuk memastikan keamanan mereka saat berada di ruang publik maupun fasilitas transportasi umum,” jelas Tegar, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Polemik Dualisme di PPP Kota Bekasi, Muscab Tetapkan Nawal, Rakor Bilang Tidak Sah
Soroti Kelalaian Infrastruktur
Meski memahami latar belakang pemikiran Menteri PPPA, BEM PTNU DIY menegaskan bahwa perdebatan mengenai gender jangan sampai mengalihkan perhatian publik dari akar masalah yang sebenarnya, bobroknya sistem keselamatan.
Tegar menyoroti kontradiksi yang terjadi di lapangan. Di wilayah penyangga ibu kota seperti Bekasi, masih ditemukan perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang memadai. Hal ini dinilai sebagai bentuk kelalaian sistemik dari pihak pengelola infrastruktur.
Poin Utama Desakan BEM PTNU DIY:
Artikel Terkait
15 Ribu Buruh Bekasi Kepung Jakarta di May Day 2026, Ini 8 Tuntutan yang Dibawa
BMKG: Waspada Perubahan Cuaca, Siang Panas Ekstrem Sore Diguyur Hujan Lebat
Dishub Tekan Risiko Kecelakaan Pengguna Jalan, Perlintasan Kereta Api Ampera Dipasang PJU
Pet Blessing Hari Ini, Temukan Jejak Kasih Tuhan dalam Dekapan Mochi di Gereja Blok Q
Hardiknas 2026, DPRD Kota Bekasi Sindir Pemkot Soal Masalah Pendidikan yang Tak Kunjung Tuntas