Ia menyebut jalur tersebut sempit, rusak, dan dipenuhi lubang, sehingga menyulitkan kendaraan berat untuk melintas, terlebih dalam kondisi membawa muatan besar.
"Jalannya rusak dan belum diperbaiki, ditambah muatan yang berat, jadi kemungkinan itu penyebabnya," jelas Acep.
"Korban meninggal di tempat karena terlindas ban belakang," imbuhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Rokayah. Ia menilai kondisi jalan di Kampung Gunungputri sudah lama memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Lubangnya besar dan tajam, sangat menyulitkan pengendara, baik motor maupun mobil," bebernya.
"Sekarang sudah makan korban, kapan jalan ini bisa diperbaiki? Apa harus menunggu korban berikutnya?" tambah Rokayah.
Setelah kejadian, korban yang terdampak langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas ke fasilitas kesehatan terdekat.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penanganan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan, khususnya di jalur yang kerap dilalui kendaraan berat dan aktivitas wisata seperti pendakian.*
Artikel Terkait
Polisi Amankan Ribuan Obat Keras Hasil Penggerebekan di Jatisampurna
Sudah 31 Orang Diperiksa, Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Naik ke Tahap Penyidikan
Lingkungan Dianggap Rawan Pencurian, Warga Resah Jaket yang Dijemur di Depan Rumah Sering Hilang
Ironi di Balik Dapur Santri, 13 Ponpes Jawa Barat Terjerat Sindikat Penipuan MBG
Catut Nama Polda Metro Jaya, Sindikat Prostitusi Online Peras Korban Hingga Puluhan Juta